GORONTALO (IAINSAG) – Fakultas Syariah (FS) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menggelar kegiatan Pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang berlangsung selama dua hari pada 16 – 17 Oktober 2025, di Aula Fakultas Syariah Kampus 2 IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FS, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M. Ag. yang didampingi oleh Wakil Dekan I, Dr. Darwin Botutihe, M. H., Wakil Dekan II, Dr. Selviyanti Kaawoan, S.Ag.,M.HI., serta Kepala Bagian (Kabag) Dra. Asria Mahmud, kamis (16/10/2025).
Ketua Panitia PPL Fakultas Syariah, Nur Aina Ahmad, M. Pd. dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan PPL tahun ini diikuti oleh 152 mahasiswa yang akan disebar ke 38 titik lokasi penempatan. Adapun titik lokasi penempatan mencakup berbagai lembaga dibawah Kementerian Agama, seperti kantor Kemenag dan Kantor Urusan Agama (KUA), serta instansi lainnya, antara lain pengadilan agama, kejaksaan, pengadilan negeri, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), hingga lembaga pemerintahan daerah seperti DPRD Kabupaten, biro hukum, dan pemerintahan kota.
“Jumlah peserta tahun ini merupakan yang tertinggi, hal ini menjadi indikator meningkatnya minat mahasiswa serta kesiapan akademik mereka dalam mengikuti kegiatan PPL,” ujarnya. Ia menambahkan, kegiatan PPL akan berlangsung mulai 20 oktober hingga 12 Desember 2025 dengan dukungan 29 dosen pembimbing lapangan yang akan mengawasi dan mendampingi mahasiswa di lokasi masing-masing.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembekalan yang berlangsung selama dua hari ini merupakan bagian integral dari proses penilaian PPL. “Kehadiran dan partisipasi aktif mahasiswa selama pembekalan akan menjadi bukti administratif bahwa meraka telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai prosedur,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dekan FS yang secara resmi membuka kegiatan tersebut, menekankan pentingnya kesiapan akademik mahasiswa sebelum mengikuti PPL. Beliau mengingatkan agar setiap peserta memastikan telah memenuhi persyaratan akademik, termasuk pencapaian menimal 110 SKS, sebelum turun lapangan.
“Masih sering ditemukan mahasiswa yang memaksa ikut PPL meski jumlah SKS-nya belum mencukupi. Padahal menambah dari dua SKS dari kegiatan PPL bisa berdampak pada pengurangan 20 SKS perkuliahan regular. Oleh karena itu, sebaiknya mahasiswa fokus menyelesaikan perkuliahan terlebih dahulu agar pelaksanaan PPL dapat berjalan optimal,” tegasnya
Selain itu, Dekan berpesan agar mahasiswa memanfaatkan masa praktik lapangan tidak sekedar untuk menerapkan teori yang telah dipelajari, tetapi juga menggali insprirasi penelitian dan Menyusun rancangan awal skripsi. “Selama menjalani PPL, mahasiswa akakn memperoleh kesempatan luas untuk mengakses data serta pengalaman empiris di lapangan. Gunakan momentum ini untuk memperkaya wawasan dan memperkuat penelitian akhir,” pesan Dekan.
Menutup sambutannya, beliau berharap agar seluruh peserta PPL tahun 2025 dapat melaksanakan kegitan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan dedikasi tinggi. “InsyaAllah, apabila dijalani dengan sungguh-sungguh, pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa sebelum menempuh tahap akhir studi mereka,” tuturnya.
