Pimpin Upacara HAB ke-80, Rektor IAIN SMART Tekankan Kerukunan dan Arah Transformasi Kampus

GORONTALO (IAINSMART) – Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo (IAIN SMART) melaksanakan upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI yang ke-80. Upacara yang mengusung tema “Umat Rukun & Sinergi, Indonesia Damai & Maju” ini diikuti oleh seluruh sivitas akademika IAIN SMART dan berlangsung khidmat di Halaman Gedung Rektorat Kampus 1 IAIN SMART, Sabtu (31/2026).

Bertindak sebagai inspekur upacara, Rektor IAIN SMART, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M. Ag., menyampaikan amanat Menteri Agama RI yang menegaskan pentingnya kerukunan dan sinergi sebagai kekuatan bangsa.

“Kerukunan bukan sekedar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan. Kerukunan adalah sinergi yang produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosiala dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk menggerakan kemajuan bangsa,” ujar Menteri Agama dalam sambutan yang dibacakan Rektor.

Menteri Agama juga menekankan bahwa selama delapan dekade perjalannya, Kementerian Agama hadir sebagai penjaga nalar keagamaan dalam bingkai kebangsaan.

“Kementerian Agama didirikan untuk membina kehidupan keagamaan yang damai dan membuka jalan selebar-lebarnya bagi terwujudnya masyarakat adil, rukun, dan sejahtera,” tegasnya

Lebih lanjut, Menteri Agama menyampaikan komitmen Kemenag Berdampak sebagai arah kebijakan Kementerian. “Setiap langkah dan kebijakan Kementerian Agama harus menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat, bukan sekedar urusan administratif dan birokasi,” lanjutnya.

Selain membacakan sambutan Menteri Agama, Rektor IAIN SMART dalam sambutanya menyapaikan bahwa peringatan HAB ke-80 tahun ini memiliki makna khusus bagi institusi. “Pada momentum Hari Amal Bhakti ke-80 ini, kami secara khusus mengundang para sesepuh dan pensiunan sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka yang telah merintis dan meletakkan dasar-dasar kuat bagi kampus ini,” ungkap Rektor.

Rektor juga menyampaikan optimisme terhadap arah pengembangan institutsi ke depan. “IAIN SMART terus berbenah dan insyaallah, dalam waktu dekat akan bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri Sultan Amai Grorontalo,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Rektor turut memperkenalkan branding baru kampus. “Kami memperkenalkan branding SMART, akronim dari Sultan Amai Gorontalo, yang kami harapkan menjadi semagat kecerdasan, kamajuan, dan kemodernan bagi sivitas akademik,” jelasnya.

Sejalan dengan arahan Menteri Agama agar perguruan tinggi keagamaan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, Rektor juga menegaskan komitmen sosial kampus. “Kami mengundang perwakilan tiga panti asuhan sebagai wujud kepedulian dan komitmen berbagi kebahagiaan dengan anak-anak bangsa yang membutuhkan,” tuturnya.