Program Studi (Prodi) Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakshiyyah) Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo Gelar Asesmen Lapangan

Gorontalo (IAINSAG) – Program Studi  Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakshiyyah) Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo menggelar asesmen lapangan sebagai bagian dari proses akreditasi program studi. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid melalui zoom meeting dan tatap muka di Auditorium Gedung Rektorat lantai IV ini dilaksanakan selama dua hari, 12-13 September 2025.

Asesmen ini menghadirkan dua asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Prof. Dr. H. Maimun, S.Ag., M.H.I. dan Prof. Dr. H. Miftahul Huda, M.Ag.. Kehadiran keduanya melalui zoom meeting disambut hangat oleh jajaran pimpinan kampus, dosen, mahasiswa, alumni, dan stakeholder.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Prof. Dr. H. Zulkarnain Suleman M.HI., menegaskan bahwa asesmen lapangan merupakan tonggak penting dalam peningkatan kualitas akademik. “Ahwal Syakshiyyah termasuk program studi yang sangat diminati mahasiswa. Karena itu, sudah sepantasnya kita bekerja keras secara bersama-sama untuk meningkatkan akreditasi. Harapan kami, asesmen ini bisa melahirkan kerja-kerja terbaik yang akan menjadi warisan bagi kepemimpinan berikutnya,” ungkap Rektor.

Rektor juga menyinggung pentingnya kesiapan kelembagaan dalam mendukung akreditasi, termasuk penyusunan dan penerapan standar operasional prosedur (SOP). “Ke depan, yang menjadi objek penilaian bukan hanya dokumen akademik, tetapi juga implementasi kebijakan berbasis SOP.” tambahnya

Sementara itu, tim asesor menyampaikan apresiasi atas kesiapan kampus. Prof. Dr. H. Maimun, S.Ag., M.H.I menekankan bahwa kedatangannya bersama tim bukan sekadar untuk menilai, melainkan juga membangun komunikasi akademik. “Di IAIN Gorontalo ini sudah banyak profesor, kampus juga berkembang. Jadi kami berdua tidak merasa pantas menyebut kegiatan ini pembinaan. Kita sebut saja sharing informasi, agar semua bisa berjalan dengan lancar,” jelasnya

Ia menambahkan bahwa asesmen lapangan pada dasarnya berfungsi untuk memastikan kesesuaian data. “Kami hanya melakukan verifikasi dan konfirmasi terkait laporan yang sudah disampaikan. Harapannya, semua yang tertulis di dokumen bisa dibuktikan dengan data pendukung di lapangan,” tegasnya

Selama dua hari asesmen, para asesor akan berdialog dengan pimpinan program studi, dosen, mahasiswa, hingga alumni. Mereka juga akan meninjau fasilitas dan berdiskusi dengan para stakeholder. Di akhir kegiatan, asesor menyampaikan bahwa mereka tetap akan menyusun laporan resmi. “Ada kewajiban administrasi yang harus kami penuhi, berupa laporan. Itu nanti akan dituangkan dalam dokumen formal sebagai bagian dari hasil asesmen,” jelas Prof. Dr. H. Miftahul Huda, M.Ag.

Dengan pelaksanaan asesmen lapangan ini, civitas akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo berharap hasil terbaik dapat diraih. Lebih dari itu, asesmen menjadi cermin keseriusan kampus dalam menata mutu akademik, memperkuat daya saing, sekaligus memberi jaminan kualitas pendidikan bagi mahasiswa dan masyarakat luas.