
GORONTALO (IAINSMART) – Hari kedua Jumat, (06/02/2025) Rapat Kerja (Raker), Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo (IAIN SMART) menegaskan kembali komitmen agar alih status kelembagaan berjalan selaras dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, mutu akademik, dan perluasan akses pendidikan. Kegiatan yang berlangsung di GrandQ Hotel, Gorontalo, ini menghadirkan Wakil Gubernur Gorontalo Dra. Hj. Idah Syaidah Rusli Habibie, M.H. dan Kepala Biro Keuangan dan BMN Kementerian Agama RI, Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd., sebagai pemateri.
Wakil Gubernur Gorontalo, Dra. Hj. Idah Syaidah Rusli Habibie, M.H., menekankan pentingnya kesinambungan tersebut. “Alih status ini harus berjalan linear dengan peningkatan kualitas SDM, mutu akademik, dan akses pendidikan untuk menampung talenta-talenta unggul Gorontalo,” tegasnya.
Ia juga membuka peluang dukungan Pemerintah Provinsi melalui kebijakan pendidikan. “Target peningkatan kualitas SDM pemerintah provinsi bisa kita capai bersama melalui sektor pendidikan, termasuk peluang fasilitasi beasiswa bagi mahasiswa,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Keuangan dan BMN Kementerian Agama RI, Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd., menyampaikan bahwa penataan Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) serta kesiapan tata kelola keuangan menjadi kunci transformasi menuju UIN. “Jika sudah menjadi UIN, maka salah satu tahap penting adalah penerapan Badan Layanan Umum agar pengelolaan keuangan lebih fleksibel namun tetap akuntabel,” jelasnya.
Ia menambahkan, “BLU bukan untuk membebani mahasiswa, tetapi justru membuka ruang pembiayaan dari nonlayanan pendidikan agar akses masyarakat terhadap perguruan tinggi semakin luas.”
Raker hari kedua juga menjadi ruang refleksi atas perjuangan panjang alih status yang telah dirintis sejak 2019, sekaligus penguatan langkah strategis IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam membangun tata kelola PTKIN yang adaptif dan berorientasi pada mutu.