Gorontalo – Rumah Moderasi Beragama IAIN Sultan Amai Gorontalo mengadakan Webinar Nasional Moderasi Beragama mengangkat tema, “Keadilan Gender dan Penghapusan Kekerasan Seksual” Rabu, 16 November 2021 pukul 13:00 WITA s.d selesai.

Webinar Nasional yang menghadirkan narasumber anggota DPD RI Abdurahman Abubakar Bahmid, Lc Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Gorontalo Sri Dewi Nani, SH. MH dan Temmy Andreas Habibie, S.Psi, Psi selaku Tenaga Psikologi Puspaga Gemilang Kabupaten Gorontalo, dibuka langsung oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo yang pada kesempatan ini diwakili oleh Plt Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Kusmawaty Matara, MA.

Kusmawati Matara dalam sambutannya saat mewakili Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo mengatakan, isu perempuan dan anak adalah cross cutting issues dan melebur disetiap lini pembangunan.

Menurutnya untuk memecahkan berbagai permasalahan yang terkait dengan perempuan dan anak tentunya dibutuhkan koordinasi, aksi dan advokasi yang kuat dari semua pemangku kepentingan yang ada mulai dari pemerintah sampai ke masyarakat.

“Bak fenomena gunung es, kasus-kasus kekerasan tidak bisa dianggap sebelah mata, dan tentu harus kita disikapi dengan tegas dan serius. Data Polda Gorontalo kasus kekerasan di Gorontalo tahun 2020 berjumlah 192 kasus, 52 korban laki-laki dan 140 korban perempuan,” jelasnya

Plt WR III IAIN Sultan Amai Gorontalo itu menambahkan, penghapusan kekerasan terhadap permpuan dan anak membutuhkan kerjasama dan sinergi dari semua komponen untuk bergerak secara serentak baik pegiat, pemerintah, perguruan tinggi, media maupun masyarakat umum.

“Olehnya sebagai lembaga perguruan tinggi yang fokus dan peduli terhadap isu perempuan dan anak sangat mengapresiasi kepada Rumah Moderasi Beragama IAIN Sultan Amai Gorontalo yang telah bernisiasi melaksanakan webinar nasional ini sebagai upaya edukasi dan pencegahan ditingkat masyarakat,” pungkas Kusmawaty

 

Sumber: Aadum

Bagikan: