Wisuda ke 36 IAIN Sultan Amai Gorontalo: Rektor Sampaikan Pesan Transformasi dan Kewajiban untuk Terus Belajar

Gorontalo (IAIN) – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, menggelar Wisuda Sarjana dan Magister ke 36  Tahun Akademik 2024/2025. Pelaksanaan wisuda berlangsung di Aula Serbaguna Kampus I IAIN Sultan Amai Gorontalo, Jalan Gelatik No. 1, Rabu (27/08/2025).

Sebanyak 479 Wisudawan yang terdiri dari program Pascasarjana 54 mahasiswa, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) 212 mahasiswa, Fakultas Syariah (FS) 64 mahasiswa, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) 72 mahasiswa, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 77 mahasiswa resmi dikukuhkan oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. H. Zulkarnain Suleman, M. HI.  yang didampingi oleh Ketua Senat IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. H. Kasim Yahiji, M.Ag., dan seluruh anggota senat.

Acara wisuda ke 36 tahun akademik 2024/2025 memiliki makna yang mendalam, di mana kali ini merupakan wisuda terakhir di bawah kepemimpinan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo.  Di tengah suasana haru, rektor memberikan sambutan bersejarah, menandai langkah besar dalam perjalanan institusi menuju status Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian tersebut, “Kami telah berada di titik puncak perjuangan untuk menjadikan IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi UIN. Kami hanya tinggal menunggu izin dari Kementerian,” ujar Rektor, menambahkan bahwa perubahan ini akan membawa institusi ini ke arah yang lebih maju.

Rektor juga menyampaikan pesan yang menginspirasi kepada para wisudawan. “Jangan pernah berhenti belajar. Dunia terus bergerak maju, dan jika kita tidak mengikuti perkembangan, kita akan tertinggal,” ujarnya. Rektor juga mengingatkan agar para lulusan terus memperluas jejaring dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencapai potensi maksimal.

Selain itu, Rektor mengingatkan bahwa menjaga nama baik kampus adalah tugas penting bagi para alumni. “Jagalah nama baik Alma Mater, karena kita sebagai alumni bertanggung jawab untuk mengangkat citra institusi ini. Teruslah bercerita tentang betapa berharganya pendidikan yang Anda dapatkan di IAIN Sultan Amai Gorontalo,” tambahnya

Wisuda ini tidak hanya menandai akhir perjalanan akademik bagi para mahasiswa, tetapi juga membuka babak baru bagi institusi yang akan segera menjadi UIN Sultan Amai Gorontalo. Transformasi ini diharapkan akan memberi dampak besar bagi pengembangan pendidikan Islam di Gorontalo dan sekitarnya.