FUD IAIN SMART Gelar Yudisium Sarjana Tahun Akademik 2025/2026

GORONTALO (IAINSMART) –  Bagi sarjana tentunya sudah tidak asing lagi dengan istilah yudisium. Bagaimana tidak, yudisium adalah proses akademik yang menyangkut penerapan nilai dan kelulusan dari seluruh proses akademik yang telah dijalaninya untuk memperoleh gelar kesarjanaan.

Seperti halnya kegiatan hari ini, Selasa (03/02/2026) di Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo (IAIN SMART), yang menggelar Yudisium Sarjana Tahun Akademik 2025/2026, bertempat di Aula Serbaguna IAIN SMART.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor (Warek) II, Prof. Dr. Muh. Rusli, M.Fil., Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK), Dra. Hj. Farida Napu, M.Pd.,  Dekan FUD IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Andi Jufri D., M.Ag., para Wakil Dekan, para Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan, para dosen, para tendik, serta operator di FUD IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Dalam kesempatan ini, Dekan FUD, Dr. Andi Jufri D., M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan kesungguhan para sarjana dalam menempuh proses pendidikan di FUD hingga berhasil menyelesaikan seluruh tahapan studi.

Menurutnya, capaian akademik yang diraih merupakan hasil nyata dari keteguhan dan perjuangan panjang para mahasiswa.

“Anda telah memperlihatkan dedikasi yang sangat luar biasa, keteguhan, dan kesungguhan dalam menyelesaikan seluruh proses studi yang ditempuh, dan hari ini kita semua menyaksikan hasil dari perjuangan tersebut,” ujarnya.

Tak lupa, Dekan FUD juga mengapresiasi seluruh dosen, tendik, dan tenaga layanan akademik FUD atas pelayanan yang diberikan selama proses pendidikan berlangsung.

Selain itu, Dekan FUD juga menegaskan bahwa alumni FUD harus memiliki dedikasi kuat untuk mengabdikan diri kepada masyarakat setelah meraih gelar sarjana. Karena derajat manusia ditentukan oleh integritas, keimanan, ketakwaan kepada Allah SWT, serta ilmu pengetahuan.

Sementara itu, Warek II, Prof. Dr. Muh. Rusli, M.Fil., mengingatkan kepada para Sarjana agar tidak berhenti belajar meskipun telah menyandang gelar sarjana. Ia mengatakan betapa pentingnya makna ayat iqra bismi rabbik dalam surah Al-‘Alaq sebagai landasan untuk terus membaca, belajar, dan mengembangkan diri sepanjang hayat.

“Ambillah semangat iqra bismi rabbik. Jangan berhenti untuk belajar hanya karena kita sudah menyandang gelar sarjana hari ini,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Warek II mengajak para Sarjana untuk berperan aktif dalam mengembangkan institusi, khususnya Fakultas Ushuluddin dan Dakwah.

“Kami berharap anak-anakku sekalian tidak keluar begitu saja. Jika ada keluarga yang ingin melanjutkan pendidikan, bawalah mereka berkuliah di IAIN Sultan Amai Gorontalo, khususnya di FUD. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan mengembangkan fakultas ini,” tegasnya.

Kegiatan Yudisium Sarjana ini ditandai dengan pengukuhan kepada 38 peserta yudisium oleh Dekan FUD dan dilanjutkan dengan penyamatan selempang kesarjanaan. (Hms/YN)