GORONTALO (IAIN SMART) — Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo (IAIN SMART) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo menggelar Sosialisasi Pengumpulan Zakat, Senin (5/1/2026), bertempat di Auditorium Rektorat Lantai 4 Kampus 1 IAIN SMART.
Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, S.Ag., M.HI., sebagai narasumber. Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN SMART, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., didampingi Kepala Biro AUAK, Dra. Hj. Farida Napu, M.Pd., serta Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) IAIN SMART, Dr. H. Lukman Arsyad, M.Pd. Kegiatan ini diikuti oleh para Wakil Rektor, dosen, tenaga kependidikan (tendik), serta jajaran pengurus BAZNAS Provinsi Gorontalo.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN SMART menegaskan bahwa penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) merupakan bentuk komitmen kelembagaan perguruan tinggi keagamaan Islam dalam mengelola zakat secara profesional, terstruktur, dan terlembaga.
“Sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam, sudah semestinya pengelolaan zakat dilakukan secara terstruktur melalui UPZ sebagai bentuk tanggung jawab institusional dan keagamaan,” tegas Rektor.
Rektor juga mengajak seluruh sivitas akademika IAIN SMART untuk menunaikan zakat melalui UPZ sebagai wujud ketaatan terhadap perintah agama sekaligus kepedulian sosial. Ia berharap kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran kolektif dalam menunaikan zakat profesi secara berkelanjutan melalui pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, menjelaskan bahwa zakat profesi merupakan kewajiban syariat yang harus ditunaikan melalui lembaga amil zakat resmi. Ia menyampaikan bahwa zakat penghasilan dikenakan sebesar 2,5 persen dari penghasilan bruto dengan nisab setara 85 gram emas, serta dapat ditunaikan secara bulanan agar lebih ringan.
“Zakat bukanlah pengurangan harta, melainkan pembersih dan sumber keberkahan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwa zakat yang dikelola BAZNAS disalurkan secara aman syariat, aman regulasi, dan akuntabel melalui berbagai program, meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi umat, dakwah, dan kemanusiaan.
Melalui sosialisasi ini, IAIN SMART berharap kesadaran sivitas akademika dalam menunaikan zakat secara terlembaga melalui penguatan UPZ semakin meningkat, sehingga pengelolaan zakat dapat memberikan manfaat nyata bagi kemaslahatan umat.